Indonesia Website Awards

2 Fitur Baru Google Search Console untuk Meningkatkan Efisiensi Analisis Data

2 Fitur Baru Google Search Console untuk Meningkatkan Efisiensi Analisis Data

Seotechman.com, Bogor 08/04/2021. Baru-baru ini, Google Search Console meluncurkan 2 fitur baru yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi analisis data dalam laporan.

Pemilik situs sekarang dapat menggunakan Search Console untuk memfilter data dengan ekspresi reguler (regex), serta menggunakan mode perbandingan baru yang mendukung lebih dari satu metrik.

Lanjutkan membaca untuk mempelajari lebih lanjut tentang fitur baru ini dan bagaimana fitur tersebut dapat membantu analisis data di Search Console.

1. Filter Regex

Laporan Search Console sekarang mendukung regex, yang akan membantu membuat kueri yang lebih kompleks dan filter berbasis halaman.

Google menjelaskan bagaimana penambahan dukungan regex memungkinkan pemilik situs untuk menangkap lebih banyak data kueri:

“Misalnya, perusahaan Anda disebut 'kucing dan anjing', tetapi terkadang juga disingkat sebagai 'kucing & anjing' atau bahkan 'c & d'. Anda dapat menggunakan filter regex untuk menangkap semua kueri bermerek Anda dengan menentukan filter regex: kucing dan anjing | kucing & anjing | c & d.”

Performance Regex

Sebelumnya, Google Search Console tidak mendukung kasus yang kompleks, seperti kueri yang berisi salah satu dari beberapa string opsional. Ini hanya memungkinkan pemilik situs untuk memfilter kueri dan URL halaman menurut tiga pola: berisi string, tidak berisi string, dan sama persis dengan string.

Untuk menggunakan filter regex baru, mulailah dengan membuat kueri atau filter halaman, lalu pilih menu drop-down dan pilih Kustom.

Pembaruan pada halaman bantuan laporan kinerja Search Console mencatat hal-hal berikut tentang penggunaan filter regex:

  • Secara default, Search Console menggunakan pencocokan parsial, yang berarti ekspresi reguler dapat cocok di mana saja dalam string target kecuali jika berisi karakter ^ atau $ yang masing-masing membutuhkan pencocokan dari awal atau akhir string.
  • Laporan default ke pencocokan peka huruf besar/kecil. Pemilik situs dapat menentukan "(?I)" di awal string ekspresi reguler untuk pencocokan tidak peka huruf besar / kecil. Contoh: (?I) https
  • Sintaks ekspresi reguler yang tidak valid tidak akan mengembalikan kecocokan.

Untuk bantuan lebih lanjut dalam membuat filter regex, Google menunjuk ke alat pengujian langsung yang dapat ditemukan di sini.

Terakhir, kueri dan halaman catatan Google mungkin tidak tersedia sewaktu-waktu untuk melindungi privasi pengguna atau karena keterbatasan penyimpanan. Dalam kasus tersebut, Google akan menampilkan pengingat ketika filter yang relevan diterapkan pada kueri atau halaman.

2. Mode Perbandingan yang Dirubah

Pemilik situs menggunakan mode perbandingan di Search Console untuk menjawab pertanyaan berbasis perbandingan. Hingga saat ini, tabel tidak akan berisi kolom perbandingan dengan perbedaan relatif dalam persentase jika lebih dari satu metrik dipilih.

Mode perbandingan yang diubah sekarang mendukung kasus di mana lebih dari satu metrik dipilih. Peningkatan pada antarmuka hampir menggandakan area yang tersedia untuk tabel data, membuatnya lebih mudah untuk melihat hasil secara berdampingan.

Mode perbandingan yang diubah Search Console mendukung filter ekspresi reguler baru untuk kueri dan halaman juga.

Meskipun mode perbandingan sekarang memungkinkan lebih dari satu metrik untuk dibandingkan, hanya satu filter dalam satu waktu yang dapat diterapkan ke metrik tersebut. Menambahkan filter perbandingan baru akan menggantikan perbandingan yang ada.

Pembaruan Search Console ini sekarang tersedia untuk semua pemilik situs.

[SOURCE]: Google Search Central Blog