5 Tips Cara Menghilangkan Rasa Jenuh & Stres Pikiran Saat Menulis
Penerbit: ( Seo Techman )

5 Tips Cara Menghilangkan Rasa Jenuh & Stres Pikiran Saat Menulis

Ketahuilah jika kalian gemar menulis, tentu pasti ada saja hal yang membuat kita bosan dan merasa jenuh. Wajar saja, karena setiap kita sedang menulis atau membuat tulisan untuk artikel, pasti dimana rasa itu akan datang tiba-tiba. Bukan hanya kita saja, bahkan sampai seorang penulis yang sudah profesional pun akan merasakan hal yang sama. Contohnya seperti: lelah, atau butuh refreshing dikarenakan otak dan pikiran kita tidak selalu harus berfikir di depan laptop dan terlebih lagi jika memaksakan diri untuk menulis atau mengetik.

5 Tips Cara Menghilangkan Rasa Jenuh Dan Stres Pikiran Saat Menulis
Sesuai dengan judul artikel kali ini, disini saya akan memberikan beberapa Tips, untuk menghilakan rasa jenuh saat menulis. Lalu apa saja yang harus kita lakukan untuk mengatasi dan menghilangkan rasa jenuh itu? Selain untuk menghilangkan rasa jenuh, tips ini juga dapat dikatakan bisa untuk menemani kita disaat sedang menulis supaya kita bisa lebih santai dan rilex untuk menangkap ide-ide yang cemerlang dan menuangkannya ke dalam tulisan.

Oke, mungkin kita langsung saja tanpa berlama-lama. Inilah ke 5 Tips tersebut:

1. Menulis Sambil Mendengarkan Lagu-lagu Paforit.
Untuk orang yang lebih aktif sebagai penulis fiksi, sepertinya ini hal utama yang biasa dilakukan. Mengetik, menulis, mencurahkan ke dalam tulisan sambil mendengarkan lagu menggunakan headseat itu sangat membantu. Misal menulis cerita romance, atau percintaan, pasti lagu selow dan romantic pilihannya. Atau bisa juga sesuai selera. Dengan mendengarkan musik kita akan bisa meresapi setiap bait kata yang akan kita tulis. Memang tidak semuanya, ada saja yang tidak dengan cara ini.

2. Menulis Sambil Ditemani Cemilan Atau Makanan Ringan.
Nah untuk tips yang satu ini, kalian jangan sampai terlena, kenapa? Karena disaat sedang asyik nya menulis sambil mengngemil, dan ternyata ditengah-tengah cemilannya habis duluan, alhasil tulisanpun belum terselesaikan sama sekali.

Hmmmm,, ini namanya bukan menulis, melainkan ngemil. 😂

Jika ingin menulis sambil ditemani dengan cemilan atau makanan ringan didekat laptop kita boleh-boleh saja. Bagi sebagian penulis dan banyak pula yang mengatakan, bahwa cemilan merupakan sahabat setia untuk kita disaat sedang menulis. Tetapi ingat! Tetaplah fokus pada tulisan.

Menurut pengalaman jika menulis ditemani cemilan itu akan menambah semangat kita. Mungkin bisa dibilang seperti ada sedikit tenaga kecil penambah Mood Booster kita. Karena dengan begitu setiap imajinasi pasti akan terkumpul sedikit demi sedikit secara perlahan.

3. Hunting Atau Mencari Tempat Yang Lebih Nyaman.
Memang pada mayoritasnya, kalau menulis itu sudah pasti di meja sambil mata melotot tak jemu-jemu di depan laptop kesayangan. Tentu pastinya dari kalian semua ingin tempat yang lebih nyaman, damai, dan tentram untuk nulis, apalagi sambil ngopi-ngopi mmmmmm..pasti lebih mantul.

Kenapa harus mencari tempat yang sunyi, tentram, terlebih jauh dari orang-orang ataupun jauh dari kebisingan? Dikarenakan, jika kita bersama teman atau malahan teman lebih dari satu, saya yakin ini tidak akan membuat tulisanmu banyak tertuang. Terkadang setiap orang berbeda-beda dan tidak menutup kemungkinan bisa dengan lancar melahap banyak tulisan meski di tempat ramai sekalipun. Untuk tips ini, saya mengajak kalian untuk mengambil suasana nyaman untuk sendiri saja menulis. Karena ini akan membuatmu lebih fokus ke menulis. Nilai tambahan, apabila ada pemandangan indah di depan mata, kenapa tidak kita jadikan obyek bahan menulis. Penulis pasti lebih tahu apa yang harus dilakukan untuk bahan tulisan.

4. Tinggalkan Sebentar Untuk Beberapa Waktu.
Apa sih tinggalkan sebentar?
Yang ini maksudnya adalah refreshing dahulu. Iya benar sekali, kita tidak perlu memporsir otak untuk menulis, karena jelas ini otak bukan robot. Ada masanya dimana otak juga butuh istirahat sama halnya dengan kita, juga seluruh anggota tubuh tidak luput dari kata istirahat. Dan ingat! Jangan biarkan hati dan tubuh serta pikiran kalian untuk dipaksa bekerja padahal itu sudah pada titik yang sangat lelah. Kenapa? Karena percuma, bukan ide yang kalian tangkap, malah lelah yang di dapat.

Terlebih tulisan makin tidak karuan karena keterpaksaan. Lalu bagaimana caranya? Saya punya beberapa cara mengatasinnya, diantaranya:

- Membaca buku, kenapa membaca buku? Karena menurut saya, dengan di selingi membaca buku apa saja, kegiatan menulis yang kita tinggalkan sesaat untuk mengisi bahan kembali untuk di tuangkan kita perlu membaca buku. Keuntungan dan manfaatnya dapat menyegarkan otak kita kembali, apalagi membaca komik yang lucu-lucu atau novel favorit kalian. Dengan begitu kita bisa mengumpulkan kosa kata baru yang dapat kita serap.

- Kumpul dengan keluarga, ini adalah hal yang wajib dilakukan di sela kamu menulis. Keluarga itu harta, “harta yang paling berharga adalah keluarga” karena dengan berkumpul dan bercanda dengan keluarga kita akan punya semangat menulis nantinya untuk melanjutkan, apalagi dengan melihat ponakan-ponakan lucu semua keluarga berkumpul, indah bukan?

5. Atribut yang menunjang.
Atribut di sini, atribut yang bagaimana ya maksudnya? Nah saya jelaskan sedikit. Jika salah satu dari kalian yang hobinya menulis di dalam kamar, atau di meja kerja. Supaya tambah lebih berkesan atau bersemangat maka kamu lengkapi peralatan yang menunjang seperti, buku tulis, tip ex atau correction tipe, pena, dan sebagainya. Kita menulis itu juga butuh buku dan kertas untuk coret-coret kan? Sebelum kita mengetiknya.

Walau sebagian penulis beda caranya. Satu hal lagi rapikan meja dan tambahkan hiasan kecil agar melengkapi mood kita dalam menulis. Ini ada gunanya juga, dengan begitu kamu akan lebih nyaman menulis dengan semua hal yang menunjang. Jangan sampai kalian kelabakan mencari semua barang itu sambil menulis, yang ada malah emosi jika mencari barang-barang kita yang entah raib kemana perginya. Seperti Flahdisk yang hilang dan sebagainya. Mengganggu banget kan?

Karena dalam menulis artikel, esai, novel dan lain-lain, itu amat diperlukan riset dan kerangka atau pembuatan potlot yang sebagian akan di tuliskan dahulu di buku atau noted. Maka alat penunjang ini amat diperlukan. Contohnya seperti notes, ini sangat diperlukan kemanapun kalian berada. Dan menjadi salah satu penunjang kamu dalam menulis.

Nah itulah 5 Tips Menghilangkan Rasa Jenuh Saat Menulis.
semoga inspiratif dan bermanfaat.

Jika menurut kalian artikel ini berguna silahkan di share, dan akhir kata saya ucapkan terimakasih.

Load comments

0 Response to "5 Tips Cara Menghilangkan Rasa Jenuh & Stres Pikiran Saat Menulis"

Post a Comment